Langsung ke konten utama

HASBULLAH FUDAIL, KESADARAN HUKUM DAN HAM HARUS DIBENAHI DI HULU!!!

Rendahnya Kesadaran Hukum dan HAM sebagian besar masyarakat kita saat ini ditandai banyaknya pelanggaran hukum dan ham yang dipertontonkan setiap hari. Lihatlah masyarakat kita dalam berlalu lintas, bulliying dan tawaran pelajar., Narkoba merajalela dan lainnya.

Untuk itu diperlukan pembenahan kesadaran hukum dan ham di bagian Hulu yaitu pencegahan dalam dunia pendidikan khususnya kepada para pelajar. 

Demikian disampaikan Hasbullah pada. Pengukuhan Duta Hukum dan HAM Jawa Barat di ...
Pada kesempatan itu
Sandiaga S. Uno Memteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Bintang Puspayoga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memberikan apresiasi kepada ribuan (2.673 orang) Duta Hukum dan Jawa tahun 2024 . Hal ini disampaikan oleh kedua Menteri tersebut setelah Pengukuhan kepada para Duta Hukum walau melalui pemutaran Vidio.
Sandiaga berpesan “semoga para Duta Hukum dan HAM amanah dalam melaksanakan tugas dan menjadi contoh yang menginspirasi, mengedukasi dan menumbuhkan budaya sadar hukum serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Jawa Barat semakin maju dan bermartabat serta patuh kepada hukum dan HAM” .
Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Plh . Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Jawia Barat DR H Dodo Suhendar , Senin 22 Juli 2024 di Bale Asri Pusdai Bandung.

Pada kesempatan itu disi dengan pembekalan dari DR. Agus Sudarya Universitas Pertahanan dan Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Jawa Barat ( Ida Suci Mandirisari, Hasbullah Fudail, Susiana Suganda ). Selain itu juga ditanpilkan berbagai atraksi dari berbagai perwakilan Duta Hukum dan HAM Jawa Barat seperti tarian, pembacaan puisi, nyanyi, taampilan drumer Menurut Ida Suci selaku Ketua Panitia bahwa pada hari ini 22 Juki menjadi usia 12 tahun Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM (FPSH HAM) berkiprah di Jawa Barat m dengan jumlah yang mendaftar lebih 8.000 akan tetapi yang dinyatakan berhak lulus setelah assesment menjadi Duta Hukum dan HAM sebanyak 2673 siswa (SMA,SMKdan MA). 
Sementara Ketua FPSH HAM periode demisioner Nandi, berharap agar adik adiknya yang baru dikukuhkan sebagai Duta Hukum dan HAM Jawa Barat dapat segera melanjutkan estapet kepemimpinan dengan segera melakukan berbagai kegiatan positif untuk mendorong dan meningkatkan kesadaran hukum dan HAM di kalangan pelajar dengan bergabung dalam wadah Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM (FPSH HAM) .
Selaku Sekretaris Tim Pembinaan kesadaran Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat Hasbullah Fudail menyaampaikan agar paska pengukuhan para Duta Hukum dan HAM , maka perlu segera dibentuk kepengurusan Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM mulai di Tingkat Sekolah (SMA,SMK,MA), Kabupatem/Kota, Provinsi. Kedepa juga akan dibuat pengurus Tingkat Pusat dengan berkedudukan di Bandung sebagai Pionir FPSH HAM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ribuan Pelajar Sadar Hukum Jabar Dikukuhkan Menjadi Duta Hukum dan HAM Jawa Barat

  Bunda Suci dalam kegiatan pengukuhan Pada tanggal 22 Juli 2024, Kota Bandung menjadi saksi acara yang penuh semangat dan inspirasi saat Gedung Pusda’i di Jalan Dipenogoro dipadati oleh pelajar jenjang SMA, SMK, dan MA. Mereka datang dengan antusias untuk mengikuti acara Pengukuhan Duta Hukum Jawa Barat Tahun 2024. Kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan dari Forum Pelajar Sadar Hukum - HAM (FPSH) Jawa Barat, yang bertujuan untuk memupuk karakter dan kesadaran hukum di kalangan pelajar. Pada tahun ini, FPSH Jawa Barat menerima lebih dari 6.000 pendaftar yang antusias. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.053 peserta berhasil lolos setelah mengikuti proses rekrutmen dan asesmen ketat untuk menjadi Duta Hukum. Duta Hukum yang terpilih diharapkan akan menjadi agen perubahan yang mempengaruhi generasi muda untuk memiliki karakter kuat dan handal. Bunda Suci, sebagai pembina harian para Duta Hukum, menjelaskan bahwa FPSH bertujuan untuk membentuk karakter melalui p...

Bunda Suci: "Kunci Sukses Para Duta Hukum adalah Dukungan Sekolah"

Kompetisi yang berlangsung ketat ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. Tim Jawa Barat menunjukkan keunggulan dalam pemahaman materi HAM, penyelesaian studi kasus, serta kecakapan menjawab pertanyaan kritis. Keberhasilan mereka diapresiasi sebagai hasil kerja keras dan kolaborasi tim yang solid. Bunda Suci, yang dikenal sebagai figur inspiratif dan pembina andal, berperan penting dalam mempersiapkan para duta. “Kami selalu menanamkan nilai-nilai keberanian, keadilan, dan pemahaman mendalam tentang HAM. Saya bangga melihat dedikasi mereka yang luar biasa,” ujar Bunda Suci dalam sambutannya setelah pengumuman hasil lomba. Duta Hukum dan HAM Jawa Barat kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya di babak final yang akan digelar bulan depan. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, tim ini diharapkan mampu membawa nama Jawa Barat ke puncak prestasi. Duta Hukum dan HAM Jabar yang mewakili FPSH-HAM Jawa Barat terus menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan pemaha...

Prof. Dr. Cecep Darmawan sambut positif launching buku Koppeta HAM Jabar dengan judul kebangkitan pelajar di Era KDM

Bandung, 17 Juni 2025 – Dalam rangka memperkuat literasi hak asasi manusia di kalangan generasi muda, Komunitas Penggerak Peduli dan Pemajuan HAM (KOPPETA HAM) Jawa Barat resmi meluncurkan buku bertajuk “Kebangkitan Pelajar Jawa Barat di Era KDM (Kesadaran Digital Manusiawi)”. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Balai Pelatihan Hukum dan HAM Jawa Barat ini juga dirangkaikan dengan agenda penguatan kapasitas fungsionaris KOPPETA HAM sebagai kader pelajar peduli HAM di lingkungan Jawa Barat. Acara ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Bapak Hasbullah Fudail, yang dalam sambutannya menyampaikan: > “Buku ini adalah tonggak penting dalam membangun sinergi antara pelajar, masyarakat sipil, dan negara dalam menegakkan nilai-nilai hak asasi manusia. Dalam era KDM, pelajar tak lagi hanya menjadi objek edukasi, tetapi agen perubahan yang melek teknologi, sadar hak, dan mampu bersuara lewat kanal intelektual. Kami dari Kanwil Kemenkumham Jawa Barat sanga...